Kompi 4 Batalyon A Pelopor Intensifkan Patroli dan Penanganan Karhutla di Dua Kecamatan Kabupaten Ketapang

Ketapang – Personel Kompi 4 Batalyon A Pelopor Satuan Brimob Polda Kalimantan Barat terus menunjukkan kesiapsiagaan dalam mengantisipasi dan menangani kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah Kabupaten Ketapang.
Pada Minggu, 27 September 2026, sebanyak delapan personel Kompi 4 Batalyon A Pelopor melaksanakan patroli Karhutla di dua wilayah, yakni Kecamatan Matan Hilir Selatan dan Kecamatan Matan Hilir Utara. Kegiatan dipimpin oleh Ipda Herdi Prasetyo dengan mengedepankan langkah pencegahan, pemantauan, pemadaman, pendinginan, serta koordinasi lintas instansi.
Sebelum bergerak ke lokasi, seluruh personel terlebih dahulu melaksanakan apel persiapan dan pengecekan personel maupun perlengkapan. Dalam kegiatan tersebut, personel dibekali kendaraan roda dua, mesin pemadam, selang pemadam, helm Karhutla, serta perlengkapan pendukung lainnya guna menunjang pelaksanaan tugas di lapangan.
Di wilayah Kecamatan Matan Hilir Selatan, personel Kompi 4 Batalyon A Pelopor bersama Satpol PP dan Masyarakat Peduli Api (MPA) melakukan pemadaman serta pendinginan terhadap sisa bara api di kawasan Jalan Kabace, Desa Sungai Besar. Pendinginan dilakukan secara menyeluruh untuk memastikan tidak terdapat bara api yang berpotensi kembali memicu kebakaran.
Sementara itu, di Kecamatan Matan Hilir Utara, personel melaksanakan koordinasi dan kesiapsiagaan bersama personel Polsek Matan Hilir Utara di Posko Karhutla. Kegiatan dilanjutkan dengan pemantauan kondisi lapangan dan titik-titik yang berpotensi mengalami kebakaran bersama unsur gabungan, termasuk personel BKO Satbrimob Polda Bali dan Polsek Matan Hilir Utara.
Sinergitas antarlembaga juga terlihat dalam penanganan Karhutla di wilayah Desa Sungai Besar. Personel Brimob bersama unsur TNI, Satpol PP Kabupaten Ketapang, instansi penanggulangan bencana, Basarnas Ketapang, dan MPA melaksanakan konsolidasi di lokasi kebakaran sebagai bagian dari upaya terpadu dalam mengendalikan serta mencegah meluasnya kebakaran.
Kegiatan patroli ini tidak hanya berfokus pada penanganan titik api. Personel juga terus mengedepankan langkah preventif melalui penyampaian imbauan kepada masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar serta meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar.
Melalui patroli dan penanganan terpadu tersebut, Satuan Brimob Polda Kalimantan Barat berupaya memastikan setiap potensi Karhutla dapat dideteksi dan ditangani sedini mungkin. Kehadiran personel di lapangan juga menjadi bentuk nyata komitmen Polri dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat sekaligus menjaga kelestarian lingkungan.
Kompi 4 Batalyon A Pelopor mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk turut berperan aktif dalam mencegah Karhutla. Masyarakat diharapkan segera melaporkan apabila menemukan adanya titik api maupun aktivitas pembakaran hutan dan lahan yang berpotensi menimbulkan kebakaran.
Dengan sinergitas antara TNI-Polri, pemerintah daerah, instansi terkait, serta masyarakat, upaya pencegahan dan penanggulangan Karhutla di Kabupaten Ketapang diharapkan dapat berjalan secara optimal demi terciptanya lingkungan yang aman, sehat, dan terbebas dari ancaman kebakaran hutan dan lahan.
Brimob untuk Nusa dan Bangsa.


